BUNGA 2
Oleh :
Sapardi Djoko Damono
mawar itu tersirap dan hampir berkata
jangan ketika pemiliktaman
memetiknya hari ini; tak ada alasan kenapa ia ingin berkata
jangan sebab toh wanita itu tak mengenal isaratnya
-- tak ada
alasan untuk memahami
kenapa wanita yang selama ini rajin
menyiraminya dan selalu menatapnya dengan pandangan cinta
itu
kini wajahnya anggun dan
dingin, menanggalkan kelopaknya
selembar demi selembar dan membiarkannya berjatuhan
menjelma
pendar-pendar di
permukaan kolam
Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982.
About the Author
Unknown
Author & Editor
Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.
Posting Komentar