Kamis, 07 Mei 2015

BUNGA 2

Oleh :
Sapardi Djoko Damono

mawar itu tersirap dan hampir berkata jangan ketika pemiliktaman memetiknya hari ini; tak ada alasan kenapa ia ingin berkata
jangan sebab toh wanita itu tak mengenal isaratnya -- tak ada
alasan untuk memahami kenapa wanita yang selama ini rajin
menyiraminya dan selalu menatapnya dengan pandangan cinta itu
kini wajahnya anggun dan dingin, menanggalkan kelopaknya
selembar demi selembar dan membiarkannya berjatuhan menjelma
pendar-pendar di permukaan kolam
 
 
 
Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982. 

About the Author

Unknown

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

Posting Komentar

 
Kumpulan Puisi © 2015 - Blogger Templates Designed by Templateism.com